Bromo, keindahan kawasan pegunungan Tengger ini tidak diragukan lagi. Setiap hari ratusan bahkan ribuan traveler dari seluruh dunia datang untuk menyaksikan pemandangan alam yang luar biasa. Ada banyak cara untuk menikmati Bromo, mulai dari style turis, flashpacker, maupun backpacker. Jika anda ingin backpacker ke Bromo dengan budget minim (from Jogja-probolinggo) :

Itinerary

Menikmati keindahan Bromo, tidak harus ambil cuti panjang. Libur weekend di sabtu-minggu bisa kamu manfaatkan kok. Untuk backpackr ke Bromo, kamu hanya membutuhkan waktu Sabtu (half day) dan Minggu (Full day). Nggak perlu cuti kan?

Transportasi

Ada banyak pilihan transportasi yang bisa kamu gunakan untuk menuju Bromo. Ini beberapa pilihannya.

1. Sepeda Motor

Buat kamu yang berbudget minim dan berasal dari Jawa Timur, sepeda motor adalah pilihan utama. Semua kawasan Bromo, mulai dari Penanjakan 1, Penanjakan 2, Kawah Bromo, Pasir berbisik, dan Savana, bisa kamu jelajahi dengan motor. Hindari menggunakan motor matic, karena jalan menuju Penanjakan 1 yang menanjak (ya iyalah) dan jalan di lautan pasir Bromo yang hampir pasti bikin selip.

Kamu bisa berangkat pukul 22.00 dari Surabaya, dengan jarak tempuh 2 sampai 3 jam menuju Bromo. Setelah itu, kamu bisa istirahat dulu di Cemoro Lawang untuk sekedar ngopi atau makan. Lebih baik kamu segera naik ke Penanjakan pada pukul 02.00 agar tidak bersinggungan dengan Jeep. Setelah pukul 02.00 Jeep Bromo akan banyak yang masuk ke kawasan, dan akan menyulitkanmu yang naik sepeda motor. Debu-debu bakalan bertebaran di lautan pasir, dan jalur menuju Penanjakan akan sangat berbahaya karena penuh dengan Jeep.

Kelebihan :

- Murah! Total biaya transport paling cuma 50.000 , plus tiket dan parkir motor total 35.000 

- Fleksible

Kekurangan :

- Capek, ngantuk. Trip sunrise Bromo bakal menguras energi kamu. Saat siang kamu harus nyetri sepeda, saat malam kamu tetep harus nyetir menantang debu pasir Bromo untuk mengejar sunrise. Banyak pemotor yang tidak terbiasa begadang mengantuk di jalan. Tentu akan sangat berbahaya, karena jalur Bromo adalah jalur pegunungan yang berkelok kelok.

- Debu. Yup, Bromo penuh dengan debu vulkanik. Naik sepeda motor di Bromo, rasanya kayak menerjang badai pasir, apalagi kalau kamu pas bersaing dengan Jeep jeep Bromo.

- Motor turun mesin. Kalau motor mu punya cc besar dan kuat, tidak masalah, tapi kalau motormu cuma motor bebek atau matic, kamu harus ekstra hati hati.

2. Transportasi Umum

Ke Bromo bisa juga naik kendaraan umum loh. Simak yuk contoh rute dari Jakarta:

Pertama, kamu harus ke Surabaya atau Malang. Bisa naik kereta, atau pesawat, kereta memang lebih murah, namun kamu butuh waktu sekitar 12 jam untuk sampai di Surabaya. Pesawat mungkin adalah pilihan terbaik, hanya berjarak tempuh 1 jam 30 menit. Tiket nya pun relatif murah (dibawah 500.000), tiket Jakarta-Surabaya lebih murah daripada Jakarta-Malang, dan pilihan jadwalnya lebih banyak.
Untuk kereta, kamu bisa naik kereta Kertajaya (ekonomi) dari Stasiun Pasar Senen-Stasiun Surabaya Pasar Turi seharga 120.000
Setelah itu, kamu harus menuju ke Terminal Purabaya (atau lebih bekennya : Bungurasih). Dari Pasar Turi, kamu bisa naik bus Kota. Dari bandara, kamu bisa naik Bus Damri ke Terminal. Dari Terminal Purabaya, langsung aja pilih bus ke Probolinggo, kamu bisa naik Bus Patas dengan tarif 30.000 , atau Ekonomi dengan tarif 15.000-20.000.
Sesampainya di Terminal Probolinggo, kamu harus cari minibus menuju Bromo (bahasa gaulnya : Bison). Bison ini biasa mangkal di luar terminal, dan baru jalan kalau udah penuh. Jadi pak sopirnya bakalan nunggu sampai terisi penuh sekitar 10-15 orang. Biaya per orang 30.000. atau bisa sewa dengan harga 450.000 per kendaraan. Oh ya, Bison ini hanya beroperasi sampai pukul 16.00 saja. Paling pol jam 17.00. Jadi kamu harus sewa ojek ke Cemara Lawang kalau datang lebih malam, tentu dengan biaya lebih mahal
Kamu bisa juga ambil Jeep dari Kota Malang, dengan biaya 300.000/ pax termasuk tiket. Kontak : 0899 366 2758/ Pin BB 7452B5B4

Kelebihan :
- Kamu nggak akan secapek naik motor.

Kekurangan :

- Ribet ganti ganti kendaraan.

- Risiko naik kendaraan umum, copet, ngetem, dipalak dll.

- Harus datang sebelum pukul 16.00 agar bisa naik Bison.

 

3. Penginapan

Ada banyak pilihan menginap di Bromo, mulai dari yang gratis, murah, sampai mahal. Untuk yang gratis, kamu bisa mendirikan tenda di camping ground, atau keleleran di gazebo di Cemara Lawang.

Penginapan yang murah ada banyak di Bromo, biasanya homestay dengan kisaran harga 150.000-250.000 per malam. Penginapan di desa yang lebih jauh dari Bromo misal desa Ngadisari, lebih murah dengan harga 200.000-250.000. Sedangkan rate harga hotel di desa Cemara Lawang (paling dekat dengan Bromo) lebih mahal dengan kisaran harga 500.000 ke atas.

4. Transportasi di Kawasan Bromo

Untuk berkeliling taman nasional Bromo Tengger Semeru, ada banyak pilihan yang bisa kamu ambil, berikut pilihannya :

- Jeep

4 Lokasi (Penanjakan, Kawah Bromo, Savana, Pasir Berbisik) seharga 650.000 / jeep.

2 Lokasi (Penanjakan, Kawah Bromo) 500.000 / jeep.

Untuk menghemat budget, kamu juga bisa ikut rombongan backpacker lain yang kekurangan penumpang. Kapasitas Jeep adalah 6 orang sehingga akan lebih murah kalau kamu bisa satu rombongan.

- Ojek Motor

2 Lokasi (Penanjakan , Kawah Bromo) 150.000/ motor

Nah, itu dia cara backpacker ke Bromo dengan budget minim.